JANGAN GENGSI KARENA GELAR

Mari disimak dan direnungkan , siapa tahu bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Silahkan dibaca saja langsung, dengan hati yang merenung dan menyesali kesalahan karena GENGSI.




Orang-orang lulusan SMP mungkin tidak lagi punya gengsi. Lah cuman lulusan SMP, apa lagi yang mau dipamerkan?.
 Namun justru karena itu mereka tidak merasa rikuh untuk memulai usaha dari bawah sebawah-bawahnya : mulai dari pemulung misalnya, sebelum pelan-pelan merangkak menjadi juragan barang bekas. Dan kisah orang sukses lulusan SMP banyak bermula dari jalur marginal seperti itu : mulai dari jualan gerobak bakso keliling di jalanan yang berdebu hingga punya 70 cabang. Mulai dari kuli keceh sablon hingga punya pabrik kaos sendiri. Lulusan S2 dan S2 mungkin tidak punya keberanian seperti itu. Lhah saya kan lulusan S2, masak suruh dorong gerobak soto lamongan. Lhah, masak saya harus keliling ke pasar-pasar jualan kaos, kan saya sudah sekolah S1 susah-susah, bayarnya mahal lagi. Apa kata dunia?? (Emang dunia punyamu?). Dan persis mentalitas gengsi seperti itu yang barangkali membuat banyak lulusan S1 dan S2 menjadi yah, gitu-gitu
deh nasib hidupnya. Orang lulusan SMP tidak punya mentalitas gengsi seperti itu. Mereka mau berkeringat di jalanan yang panas dan berdebu, demi merintis impiannya menjadi juragan yang makmur dan kaya. Yang dibutuhkan cuma KERJA KERAS dan hilangkan sifat GENGSI hidup, karena semua derajat manusia itu sama.
 Mari kita hilangkan sifat gengsi hidup yang membuat kita menjadi gagal untuk SUKSES demi membahagiakan ORANG TUA kita.

Semoga Bermanfaat :-)
    

Related Posts