OBAT ANTI GALAU-ANTI STRESS

Marilah dibaca sejenak sembari merenungkan diri dan membuka kelapangan hati agar pesan moral ini tersampaikan dengan baik ke pembaca sekalian.






1.Langkah Pertama : hindari berita-berita/informasi yang hanya menguras emosi dan negative mindset. Studi -studi tentang perilaku menulis : berita/informasi yang menyulut emosi mudah sekali menguras cadangan willpower kita. Sering tanpa kita sadari. Membaca atau menyimak berita yang menyulut emosi seperti membuang willpower kita yang amat berharga ke tempat yg sia-sia.

2. Langkah Kedua : hindari jalanan yang macet. Oke, bagian yang ini mungkin tak mudah bagi yang bekerja dan tinggal di kota-kota besar. Namun studi yang dilakukan Gallup menyebut : kemacetan di jalanan merupakan salah satu media yang ampuh untuk menguras energi willpower manusia. Kemacetan membuat begitu banyak cadangan willpower tumpah di jalanan dengan sia-sia. Dari studi tersebut mungkin muncul sebuah korelasi yang muram dan mengejutkan : tingkat motivasi seseorang sesungguhnya amat dipengaruhi oleh derajat kemacetan jalanan yang ia hadapi. Bekerja dari rumah, atau pindah ke kampung halaman yang relatif sepi; adalah langkah terbosan yang barangkali kudu dengan berani dilakukan. Demi menjaga agar cadangan willpower tidak tercecer di jalanan dengan sia-sia.

3.Langkah ketiga : rutin berolahraga ternyata punya impak positif bagi upaya memelihara willpower (demikian sejumlah studi yang termuat dalam buku Baumeister tadi). Rutin olahraga artinya minimal 
 4 kali dalam seminggu berolahraga selama 30 menit. Semua sudah tahu dampak positif olahraga bagi kesehatan jasmani. Yang belum banyak diungkap : secara mengejutkan, rutin olahraga juga punya dampak signifikan bagi “ketangguhan willpower dan motivasi” seseorang. Orang yang rutin olahraga terbukti tidak mudah menyerah, dan lebih sanggup memelihara level motivasinya dalam jangka lama dibanding yang malas olahraga. Rutin olahraga barangkali jauh lebih ampuh untuk memelihara motivasi seseorang dibanding ikut sepuluh kali seminar motivasi oleh para motivator.

4.Langkah keempat atau terakhir : rutin bangun saat fajar belum menyingsing, dan lalu melakukan ritual bersyukur pada Sang Ilahi; juga terbukti efektif untuk menjaga willpower (kekuatan tekad). Dalam tradisi Islam, ritual ini mungkin berujud dalam bentuk shalat Tahajud. Studi yang dilakukan Sonya Lyubormisky (2007) menyebut fakta : rutin melakukan ritual bersyukur (gratitude ritual) saat keheningan pagi/fajar, terbukti membuat seseorang lebih tangguh dalam menjaga willpower. Orang yang rutin melakukan ritual bersyukur terbukti lebih happy dalam menjalani hidup, dan lebih efektif dalam memelihara level kekuatan tekadnya untuk berubah ke arah yang lebih baik. Demikianlah, ulasan tentang kekuatan tekad, tentang WILLPOWER. Kita sekarang tahu, willpower itu mudah menguap. Namun kita juga tahu, bagaimana cara untuk memelihara agar willpower itu tetap terjaga. Tekad dan motivasi Anda untuk mengubah nasib ke arah yang lebih baik amat tergantung pada kekuatan WILLPOWER Anda. Maintain your willpower to redefine your future history.

Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. :-)

Related Posts